Jumat, 29 Mei 2015

Adigang, Adigung, Adiguno

Kata kata tersebut kalau tidak salah adalah kata kata jawa yang dapat diartikan berhati hati dengan kelakuan karena setiap orang mempunyai kelakuan yang berbeda beda syukur apabila orang bisa mengerti kalakuan kita tapi bagaimana bila kita bertemu dengan orang yang tek peduli dengan kelakuan kita ?. Dan jangan mentang mentang kekuatan kita lebih hebat dari orang lain kita berperilaku seenaknya kepada orang lain. Kedudukan juga harus kita waspadai karena orang akan membusungkan dadanya dengan kedudukan dengan apa yang didapat. Sama juga dengan latar belakang karena apa yang kita nikmati belum tentu milik kita 100% jadi jangan lah seenaknya anda menyombongkan diri.

Kamis, 28 Mei 2015

SUCCESS

Kali ini saya akan menjabarkan kata SUCCESS. Beberapa orang pasti ingin sukses, dan apa sih arti kata SUCCESS tersebut ?.
Tapi menurut saya sukses itu mempunya bebagai tipe setiap individunya. Sedangkan arti kata success menurut saya yang diawali dengan huruf S yaitu SIMPLE (sederhana), tidak usah muluk muluk yang penting kebutuhan kita sehari hari dan keinginan kita dapat terpenuhi. U yaitu USEFUL (berguna) dalam artian apa yang ada dalam diri kita berguna didalam masyarakat ataupun lingkungan tempat tinggal. Berguna baik dalam jasa, maupun benda. C yaitu CHENCE (kesempatan) percuma bila kita berbakat dalam segala hal tetapi tidak ada kesempatan untuk menyalurkan bakat tersubut, sama halnya banyak teori tetapi dalam pengaplikasiannya atau penerapannya itu nol. Sedangkan C yang kedua adalah COMMITTED (komitmen), kita juga harus mempunyai komitmen atau keteguan diri dalam menjalankan suatu hal dan yakin bahwa yang kita kerjakan tidaklah akan gagal walupun gagal itu adalah suatu evaluasi untuk diri kita sendiri dan bagaimana kita mencari proyeksi ke depannya. Selanjutnya adalah huruf E ialah EFFOT (usaha) yang pernah dijelaskan sebelumnya bahwa selain dari komitmen kita juga harus berusaha jikalau kita mengalami kegagal dan serta bagaimana juga menanggulainya semua keinginan kita pasti ada batu sandungnya tapi dengan usaha dan tekat TIDAK ADA YANG NAMANYA TIDAK ADA, serta semua usaha juga harus dibarengi dengan do’a dari diri kita sendiri dan kedua orangtua kita. S yaitu STRONG (kuat) semua yang kita lakukan adalah menjadi lebih kuat dari satu jam yang telah berlalu, serta kita harus kuat dengan omongan omongan orang lain dan tetap yakinlah apa yang sedang kita lakukan sekarang. Dan yang terakhir adalah huruf S adalah SPORTIF (jujur) jujur dalam artian kita harus terbukan baik menerima kekalahan yang terjadi dalam kita serta jujur mengemban amanat yang telah diberikan kepada kita karena dengan jujur kita mendapatkan kepercayaan dari berbagai orang karena keperyaan adalah hal yang utama dalam kehidupan kita.

Dengan demikian semua yang kita mau akan terpenuhi, kita bisa dapatkan keinginan kita dan takluput juga pasti uang yang mencari kita bukan kita yang mencari uang. Mungkin itulah kata SUCCESS menurut pandangan dari diri saya. Bagaimana arti kata SUCCESS menurut pandangan darimu ????????????

Masa masa Kecil

Ini adalah saya pada saat masih kecil sekitar beberapa tapi untuk ketepatannya saya kurang tahu.
Saat saat ini adalah saat yang tidak tahu apa apa yang saya butuhkan hanyalah kebutuhan akan isi perut, dimana perut kosong disitu saya hanya menangis untuk memenuhi kebutuhan sehari hari tak ada yang lain. Berbeda dengan sekarang banyak kebutuhan dan juga keinginan yang membludak. Bahkan sempat tertukar mana kebutuhan yang harus dipenuhi dan mana keinginan saya yang bisa dikesampingkan dahulu.

Sempat terlintas dibenaku terkadang saya merindukan peristiwa ini kembali semua kebutuhan yang benar benar diutamakan terpenuhi dan juga merindukan gendongan dari berbagai orang terutama gendongan kasih sayang dari kedua orang tua.

Rencana dan Kenyataan

Terkadang kita merencanakan sesuatu atau kegiatan begitu matang dan juga begitu sangat yakin, tapi pemikiran positif tersebut y
Janganlah sampai pudar dalam diri kita sedikitpun karena keyakinan kita sangatlah berperan utam dalam melakukan berbagai rencana yang brilian.

Dan untuk anda anda semua pastilah akan siap dengan segala kesuksesan yang akan dicapai tapi apakah anda sudah siap dengan kegagalan yang akan menerjang anda dikemudian hari ? fikirkanlah hal tersebut karena manusia hanya untuk siap berhasil, tapi tidak tahu apakah manusia akan siap juga jika gagal ? pertimbangkan dan fikirkan kembali hal pahit tersebut dan cari juga bagaimana ansipasi kejadian tersebut.

Rabu, 27 Mei 2015

BIOMEKANIKA OLAHRAGA analisis gerak teknik lob bulutangkis


BAB I

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
 Permainan bulutangkis merupakan salah satu jenis olahraga yang terkenal di dunia. Olahraga ini dapat menarik minat bagi berbagai kelompok umur, berbagai tingkat keterampilan, dan pria maupun wanita memainkan olahraga ini di dalam atau di luar ruangan untuk tujuan rekreasi, dan juga sebagai ajang persaingan. Permainan bulutangkis merupakan permainan yang bersifat individual yang dapat dilakukan dengan cara satu orang melawan satu, atau dua orang melawan dua orang. Permainan ini mudah dilaksanakan karena alat pemukulnya ringan, bola mudah dipukul, tidak membutuhkan lapangan yang luas, bahkan dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan, serta dapat dimainkan oleh siapa saja. Oleh karena itu, permainan bulutangkis dapat berkembang pesat. Di Indonesia, olahraga bulutangkis mengalami perkembangan pesat karena tak lepas dari kerja keras pelatih, atlet, dan pengurus, dalam pembinaan atlet bulutangkis. Hal ini dapat dilihat dari prestasi yang diraih dalam kejuaraan-kejuaraan yang diikuti oleh atlet Indonesia, seperti kejuaraan Thomas Cup, Uber Cup, All England, Olimpiade, dan sebagainya. Prestasi bulutangkis yang diraih bukanlah hal yang cepat dan mudah, semua itu melalui proses yang panjang, dan membutuhkan waktu yang lama, mulai dari pemasalan, pembibitan, hingga pembinaan secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan. Partisipasi dari semua pihak, baik dari pemerintah melalui sekolah, maupun dari masyarakat sangat diperlukan guna pembinaan dan pengembangan olahraga bulutangkis, misalnya melalui perkumpulan atau klub. Dari keduanya diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi peningkatan dan pengembangan olahraga, termasuk bulutangkis. Secara sistematik, untuk bisa bermain bulu tangkis dengan tepat dan baik perlu dilakukan yaitu latihan yang dilakukan secara terencana dan terprogram yang didasarkan pada pelaksanaan yang benar dan teratur. Secara sistemik, yakni berbagai komponen latihan yang terkait harus dilaksanakan secara terpadu. Melihat banyaknya unsur latihan yang terkait, maka perlu adanya strategi pendekatan yang tepat.
B.       Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah :
1.         Apa pengertian lob ?
2.         langkah langkah melakukan lob ?
3.         Hukum kesetimbangan apa saja ?
4.         Hukum Newton !
5.         Otot yang berkontraksi !
C.      Tujuan Pembelajaran
Setelah membaca, adapun tujuan dari pada penulisan makalah ini adalah
1.         Dapat mengetahui pengertian lob
2.         Dapat menjelaskan langkah langkah teknik lob
3.         Dapat menerangkan Hukum Kesetimbangan dan Hukum Newton !
4.         Dapat menganalisis gerakan teknik lob !
5.         Dapat menerangkan otot otot yang berkontraksi !
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengartian
Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Dalam bulutangkis terdapat dua jenis pukulan lob/overhead clear (Pukulan yang dilakukan di atas kepala), yaitu:
1. Deep Lob /Clear: memukul tinggi shuttlecock hingga jatuh ke lapangan bagian belakang (Backout)
2. Attacking Lob/Clear atau lob Serang: Memukul dengan ketinggian sedang tapi laju menuju lapangan bagian belakang (Backout)
B. Langkah melakukan Lob:– Letakkan posisi tangan pada pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.
– Posisi badan menyamping (Vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
– Posisi dalam keadaan siap untuk memukul.
– Ayunkan raket.
– pukul shutlecock seperti gerakan melempar (lecut pergelangan tangan saat raket mengenai shuttlecock).
– Pada saat shuttlecock menyentuh raket, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, serang raket jatuh di depan badan.
– Biarkan ayunan raket terus ke arah bawah pinggang, jangan ditahan.
– Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat) badan harus condong ke depan.
– Akan lebih baik jika saat melatih pukulan ini di bantu oleh teman di seberang lapangan yang bertugas sebagai sparing.
C.    HUKUM KESETIMBANGAN
Hukum Kesetimbangan IIStabilitas berbanding lurus dengan luas bidang tumpuannya. Terjadi pada langkah langkah
– Letakkan posisi tangan pada pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.
– Posisi badan menyamping (Vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
– Posisi dalam keadaan siap untuk memukul.
Hukum Kesetimbangan IIIStabilitas berbanding lurus dengan beratnya. Terjadi pada langkah langkah
– pukul shutlecock seperti gerakan melempar (lecut pergelangan tangan saat raket mengenai shuttlecock).
– Pada saat shuttlecock menyentuh raket, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, serang raket jatuh di depan badan.
– Biarkan ayunan raket terus ke arah bawah pinggang, jangan ditahan.
Hukum Kesetimbangan IVStabilitas berbanding lurus dengan jarak horizontal dari titik berat badan terhadap sisi bidang tumpuan kearah mana benda/ badan bergerak. Terjadi pada langkah langkah
– Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat) badan harus condong ke depan.
D.    Prinsip-prinsip Kesetimbangan
a.       Tumpuan Kaki
b.      Sikap siap, Waspada atau kuda-kuda
c.       Dari sikap diam kegerak
d.      Dari sikap gerak kediam
e.       Mempertahankan kesetimbangan dalam keadaadn bergerak
E.     Otot-otot yang berkontraksi dalam melakukan Lob
a.       Leher (sternohyoideus)
b.      Bahu (scapulohumerus)
c.       Lengan atas (biceps)
d.      Lengan bawah (anconeus)
e.       Pergelangan lengan (ekstensor carpi radialis longus)
f.       Punggung (latissimus dorsi)
g.      Dada atas (pectoralis major)
h.      Tungkai atas (Sartorius)
i.        Tungkai bawah (Hamstrings)
F.     Hukum Newton
Hukum Newton I
Setiap benda/badan selalu dalam keadaan diam atau selalu dalam keadaan bergerak lurus beraturan, kalau terhadap benda/badan tersebut ada sebab sebab yang mempengaruhinya.
Hukum Newton II
Percepatan yang diterima oleh sebuah benda/badan berbanding lurus dengan kekuatan yang menyebabkannya.
Hukum Newton III
Jika sebuah benda mengadakan pengaruh (gaya pada sebuah benda lain), maka benda yang lain itupun sebaliknya mengadakan pengaruh juga kepada benda pertama tadi. Kedua pengaruh sama besar berlawanan arah, dan terletak pada satu garis lurus.