BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B.
Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah :
1.
Apa pengertian lob ?
2.
langkah langkah melakukan lob ?
3.
Hukum kesetimbangan apa saja ?
4. Hukum Newton !
5.
Otot yang berkontraksi !
C. Tujuan
Pembelajaran
Setelah membaca, adapun tujuan dari pada penulisan makalah
ini adalah
1. Dapat mengetahui pengertian lob
2. Dapat menjelaskan langkah langkah
teknik lob
3. Dapat
menerangkan Hukum Kesetimbangan dan Hukum Newton !
4. Dapat
menganalisis gerakan teknik lob !
5. Dapat
menerangkan otot otot yang berkontraksi !
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengartian1. Deep Lob /Clear: memukul tinggi shuttlecock hingga jatuh ke lapangan bagian belakang (Backout)
2. Attacking Lob/Clear atau lob Serang: Memukul dengan ketinggian sedang tapi laju menuju lapangan bagian belakang (Backout)
B. Langkah melakukan Lob:– Letakkan posisi tangan pada pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.
– Posisi badan menyamping (Vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
– Posisi dalam keadaan siap untuk memukul.
– Ayunkan raket.
– pukul shutlecock seperti gerakan melempar (lecut pergelangan tangan saat raket mengenai shuttlecock).
– Pada saat shuttlecock menyentuh raket, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, serang raket jatuh di depan badan.
– Biarkan ayunan raket terus ke arah bawah pinggang, jangan ditahan.
– Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat) badan harus condong ke depan.
– Akan lebih baik jika saat melatih pukulan ini di bantu oleh teman di seberang lapangan yang bertugas sebagai sparing.
C. HUKUM KESETIMBANGAN
– Letakkan posisi tangan pada pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.
– Posisi badan menyamping (Vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
– Posisi dalam keadaan siap untuk memukul.
Hukum Kesetimbangan IIIStabilitas berbanding lurus dengan beratnya. Terjadi pada langkah langkah
– pukul shutlecock seperti gerakan melempar (lecut pergelangan tangan saat raket mengenai shuttlecock).
– Pada saat shuttlecock menyentuh raket, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, serang raket jatuh di depan badan.
– Biarkan ayunan raket terus ke arah bawah pinggang, jangan ditahan.
Hukum Kesetimbangan IVStabilitas berbanding lurus dengan jarak horizontal dari titik berat badan terhadap sisi bidang tumpuan kearah mana benda/ badan bergerak. Terjadi pada langkah langkah
– Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat) badan harus condong ke depan.
D. Prinsip-prinsip Kesetimbangan
b. Sikap siap, Waspada atau kuda-kuda
c. Dari sikap diam kegerak
d. Dari sikap gerak kediam
e. Mempertahankan kesetimbangan dalam keadaadn bergerak
E. Otot-otot yang berkontraksi dalam melakukan Lob
b. Bahu (scapulohumerus)
c. Lengan atas (biceps)
d. Lengan bawah (anconeus)
e. Pergelangan lengan (ekstensor carpi radialis longus)
f. Punggung (latissimus dorsi)
g. Dada atas (pectoralis major)
h. Tungkai atas (Sartorius)
i. Tungkai bawah (Hamstrings)
F. Hukum Newton
Setiap benda/badan selalu dalam keadaan diam atau selalu dalam keadaan bergerak lurus beraturan, kalau terhadap benda/badan tersebut ada sebab sebab yang mempengaruhinya.
Hukum Newton II
Percepatan yang diterima oleh sebuah benda/badan berbanding lurus dengan kekuatan yang menyebabkannya.
Hukum Newton III
Jika sebuah benda mengadakan pengaruh (gaya pada sebuah benda lain), maka benda yang lain itupun sebaliknya mengadakan pengaruh juga kepada benda pertama tadi. Kedua pengaruh sama besar berlawanan arah, dan terletak pada satu garis lurus.
ka untuk tbb saat lob terletak dimana ya?
BalasHapus